PROBLEMATIKA KELUARGA DI ERA DESRUPSI DAN SOLUSINYA

Assalamualaikum chinguuu yaaa!!! Hari ini kita akan membahas materi 7 nih. Sesuai judul diatas kita akan membahas tentang "Problematika Keluarga di Era Desrupsi dan Solusinya. Langsung aja deh kita bahas yuk gaush berlama - lama lagi. 

 

πŸ‘ͺπŸ‘ͺπŸ‘ͺπŸ‘ͺπŸ‘ͺπŸ‘ͺπŸ‘ͺ  


1. Era Disrupsi 

Disrupsi yang dimaksud dalam artikel ini adalah dalam makna sebenarnya (literal), yakni gangguan dan kekacauan yang melanda ribuan unit keluarga dari Barat hingga Timur. Disrupsi keluarga ini menjadi bencana kemanusiaan akibat arus kapitalisasi pemberdayaan perempuan. Dalam bentuknya yang kontemporer, feminisme klasik telah bersenyawa dengan sistem ekonomi kapitalisme yang melahirkan era disrupsi baru terhadap peran keibuan.

Di era ini, perubahannya sangat cepat, bahkan cenderung tak terdetaksi. Pergerakannya juga lateral,acak, zigzag, sekaligus mampu memorakporandakan tatanan lama, kemudian merekonstruksi menjadi tatanan dan pola baru, bahkan sama sekali baru. Gelombang disrupsi hebat yang mengguncang bangunan keluarga di negara-negara industri sekular hingga berujung pada kematian keluarga, juga semakin dirasakan gejalanya oleh negeri-negeri Muslim.

 

2. Problematika Keluarga di Era Disrupsi 

Pada era disrupsi ini, pergaulan dan pendidikan anak harus mendapatkan perhatian yang serius. Melalui ponsel pintar, anak bisa berselancar di dunia maya. Apabila tidak mendapatkan arahan dan pemahaman terhadap nilai-nilai positif dari orang tua, apa yang dilihat dan dipelajari anak dari dunia maya akan menjadi landasan dalam berpikir dan bersikap.

 

3. Solusi Untuk Menghadapi Problematika Keluarga Dalam Era Desrupsi

a. Beberapa prinsip penting ajaran Islam yang tidak pernah usang dan selalu relevan bagi keluarga modern harus dijadikan pegangan.  

b. Islam mempromosikan pernikahan dan memuliakan lembaga pernikahan sebagai satu-satunya metode melestarikan keturunan. 

c. Islam juga menurunkan seperangkat hukum-hukum berkeluarga yang menata pembagian peran antara suami dan istri, juga mengatur pola hubungan persahabatan di antara keduanya.

d. Islam menekankan betapa bergengsinya peran sebagai seorang ibu bagi kaum perempuan. 

 

4.  Solusi Dalam Membangun Keluarga Sakinah di Era Desrupsi

 a. Seorang anak senantiasa ingin merasa nyaman, damai, dan aman. Keluarga seharusnya menjadi sebuah tempat yang sangat menyenangkan dan menenangkan bagi anak. 

b. Keluarga harus menjadi surga bagi anak: sebuah tempat yang penuh keriangan dan kebahagiaan. Keluarga menjadi tempat yang membuat anak nyaman. Keluarga yang nyaman akan membuat anak bisa menikmati kehidupannya.  

c. Orang tua harus menampilkan keteladanan yang baik. Sebab, anak akan belajar dan meniru nilai-nilai positif tersebut. Orang tua juga harus memperhatikan semua potensi, kecerdasan, dan gaya belajar anak. Pemahaman ini akan membuat anak senantiasa termotivasi untuk menampikan pola pikir dan pola sikap yang positif.

 

πŸ‘ͺπŸ‘ͺ Sekian dan Terimakasih semuanya walaupun pembahasan kali ini singkat tapi mudah - mudahan kalian memahaminya ya. See you next Materi ke 8 yaitu materi terakhir byebye chinguu yaa.....

REVIEW 

By: Fara AuliaπŸ’‹

 

Komentar